Rabu, 11 Juli 2012
POLITIK - PILKADA
JAKARTA -
Perolehan suara pasangan calon Jokowi-Basuki terus melejit. Semua
hitung cepat yang dilakukan lembaga survei menempatkan calon yang
diusung dari PDI Perjuangan dan Partai Gerindra itu sebagai jawara.
Salah satu lembaga survei yang melakukan hitung cepat Pilkada DKI
Jakarta, Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan Jokowi-Basuki di
urutan pertama dengan memperoleh 42,27 persen dari 84,43 persen suara
yang masuk.
Sementara, di urutan kedua ditempati calon incumbent Foke-Nara, 33,91
persen. Diikuti, Hidayat-Didik 11,23 persen, Alex-Nono, 5,26 persen,
Faisal-Biem 5,3 persen dan Hendardji-Riza 2 persen.
Menurut Manajer Riset JSI, Sukanta, tingginya perolehan suara yang
diperoleh Jokowi-Basuki karena faktor kampanye yang melibatkan dua tokoh
nasional, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto. "Dua orang ini
menjadi magnet kekuatan Jokowi-Basuki. Kampanye yang dilakukan memang
sangat gencar," kata Sukanta di sela-sela penghitungan cepat Pilgub DKI
di Jakarta, Rabu (11/7).
Di tempat yang sama, Direktur Riset JSI, Eka Kusmayadi mengatakan
perhitungan suara ini masih bersifat sementara dari 400 Tempat
Pemungutan Suara (TPS) yang dijadikan tempat pengambilan sampel. "Metode
yang kami gunakan random multi stage sampling dengan tingkat kesalahan
kurang lebih satu persen," katanya.
Secara rinci, sebaran TPS yang dijadikan sampel masing, masing 111 TPS
di Jakarta Selatan, 45 TPS di Jakarta Pusat, 86 TPS di Jakarta Selatan,
69 di Jakarta Utara, Kepulauan Seribu 1 TPS, dan 88 TPS di Jakarta
Barat. Saat ini, baru 359 suara yang masuk dari 400 TPS yang jadi sampel. (awa/jpnn)
|
0 komentar:
Posting Komentar